HarianMobile.com – Perjalanan Tim Nasional Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Indonesia menuju Asian Games 2026 resmi dimulai. Skuat Garuda menjalani babak kualifikasi dengan menghadapi Laos pada laga pembuka yang digelar di Resorts World Sentosa, Singapura, Kamis (18/6/2026).
Laga tersebut menjadi langkah awal Indonesia dalam upaya mengamankan satu tempat di ajang esports terbesar Asia yang akan berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang, pada 2026 mendatang. Pada hari yang sama, Timnas Indonesia juga dijadwalkan menghadapi Vietnam dalam pertandingan kedua yang tak kalah penting.
Babak kualifikasi Asian Games 2026 menghadirkan persaingan ketat. Sebanyak 22 negara dan wilayah turut ambil bagian untuk memperebutkan 12 tiket menuju babak utama. Seluruh pertandingan dimainkan menggunakan format Single Round Robin best of three (Bo3), sehingga setiap tim dituntut tampil konsisten sepanjang turnamen.
Indonesia tergabung di Grup A bersama Singapura, Vietnam, Malaysia, Filipina, Myanmar, Kamboja, dan Laos. Grup ini dianggap sebagai salah satu grup paling kompetitif karena diisi oleh negara-negara dengan tradisi esports yang kuat, khususnya di kawasan Asia Tenggara.
Hanya lima tim terbaik dari Grup A yang berhak melanjutkan perjalanan ke putaran final. Situasi tersebut membuat setiap pertandingan memiliki nilai yang sangat penting bagi peluang lolos masing-masing tim.
Untuk menghadapi kualifikasi ini, Indonesia menurunkan enam pemain terbaik yang telah dipersiapkan melalui proses seleksi dan pemusatan latihan. Mereka adalah Alexander Owen Marcetami Buhe, Arif Fudin Dingarai Putra, Dalvin Ramadhana Putra, Muhammad Affan Wahyudi, Muhammad Halim Adicondro, dan Syauki Fauzan Sumarno.
Tim ini berada di bawah arahan pelatih kepala Kenny Deo atau yang dikenal dengan nama Xepher. Ia didampingi asisten pelatih Michael Abraham dalam menyusun strategi dan mempersiapkan para pemain menghadapi lawan-lawan yang memiliki karakter permainan berbeda.
Jadwal yang padat menjadi tantangan tersendiri bagi Timnas MLBB Indonesia. Setelah menghadapi Laos dan Vietnam pada hari pertama, Indonesia akan bertemu tuan rumah Singapura pada 19 Juni. Selanjutnya, Malaysia dan Filipina menanti pada 20 Juni, sebelum rangkaian pertandingan grup ditutup dengan menghadapi Myanmar dan Kamboja pada 21 Juni.
Dengan sistem kompetisi yang hanya mempertemukan setiap tim satu kali, peluang memperbaiki posisi sangat terbatas. Karena itu, setiap kemenangan akan menjadi modal penting untuk menjaga asa lolos ke babak utama.
Kehadiran cabang esports dalam Asian Games kembali menjadi momentum bagi Indonesia untuk menunjukkan kapasitasnya di tingkat internasional. Mobile Legends sendiri merupakan salah satu nomor yang mendapat perhatian besar karena memiliki basis penggemar yang luas di Asia.
Dukungan publik terhadap Timnas MLBB Indonesia juga terus mengalir menjelang dimulainya pertandingan. Harapan besar disematkan kepada para pemain muda Garuda agar mampu tampil maksimal dan mengamankan tiket menuju Aichi-Nagoya.
Lebih dari sekadar mengejar hasil, perjuangan di Singapura menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk menegaskan posisinya sebagai salah satu kekuatan esports Asia. Dengan persiapan yang matang serta pengalaman para pemain di level kompetitif, Timnas MLBB Indonesia optimistis dapat melewati fase kualifikasi dan melanjutkan langkah menuju panggung Asian Games 2026.





